Pages

Minggu, 22 Maret 2015

Kebudayaan Di Indonesia Yang Berhubungan Dengan Manusia

Nama : Gilang Brian Ramadhan
NPM : 34414543
Kelas : 1ID07

Hubungan Manusia dan Kebudayaan merupakan dua hal yang sangat erat terkait satu sama lain. Secara sederhana hubungan manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan dan kebudayaan adalah obyek yang dilaksanakan manusia.
3 Kebudayaan Di Indonesia Yang berhubungan Dengan manusia :
 Budaya local sering  disebut juga sebagai  kebudayaan daerah. Menurut Parsudi Suparlan ada 3 macam kebudayaan dalam Indonesia yang majemuk, yaitu :


1) Kebudayaan nasional  Indonesia yang berlandasan Pancasila dan UUD 1945


Kebudayaan nasional adalah kebudayaan yang diakui sebagai identitas nasional. Definisi kebudayaan nasional menurut TAP MPR No.II tahun 1998, yakni:
Kebudayaan nasional yang berlandaskan Pancasila adalah perwujudan cipta, karya dan karsa bangsa Indonesia dan merupakan keseluruhan daya upaya manusia Indonesia untuk mengembangkan harkat dan martabat sebagai bangsa, serta diarahkan untuk memberikan wawasan dan makna pada pembangunan nasional dalam segenap bidang kehidupan bangsa. Dengan demikian Pembangunan Nasional merupakan pembangunan yang berbudaya.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Wujud, Arti dan Puncak-Puncak Kebudayaan Lama dan Asli bagi Masyarakat Pendukungnya, Semarang: P&K, 199
Kebudayaan nasional dalam pandangan Ki Hajar Dewantara adalah “puncak-puncak dari kebudayaan daerah”. Kutipan pernyataan ini merujuk pada paham kesatuan makin dimantapkan, sehingga ketunggalikaan makin lebih dirasakan daripada kebhinekaan. Wujudnya berupa negara kesatuan, ekonomi nasional, hukum nasional, serta bahasa nasional. Definisi yang diberikan oleh Koentjaraningrat dapat dilihat dari peryataannya: “yang khas dan bermutu dari suku bangsa mana pun asalnya, asal bisa mengidentifikasikan diri dan menimbulkan rasa bangga, itulah kebudayaan nasional”. Pernyataan ini merujuk pada puncak-puncak kebudayaan daerah dan kebudayaan suku bangsa yang bisa menimbulkan rasa bangga bagi orang Indonesia jika ditampilkan untuk mewakili identitas bersama. Nunus Supriadi, “Kebudayaan Daerah dan Kebudayaan Nasional”
Pernyataan yang tertera pada GBHN tersebut merupakan penjabaran dari UUD 1945 Pasal 32. Dewasa ini tokoh-tokoh kebudayaan Indonesia sedang mempersoalkan eksistensi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional terkait dihapuskannya tiga kalimat penjelasan pada pasal 32 dan munculnya ayat yang baru. Mereka mempersoalkan adanya kemungkinan perpecahan oleh kebudayaan daerah jika batasan mengenai kebudayaan nasional tidak dijelaskan secara gamblang.
Sebelum di amandemen, UUD 1945 menggunakan dua istilah untuk mengidentifikasi kebudayaan daerah dan kebudayaan nasional. Kebudayaan bangsa, ialah kebudayaan-kebudayaan lama dan asli yang terdapat sebagi puncak-puncak di daerah-daerah di seluruh Indonesia, sedangkan kebudayaan nasional sendiri dipahami sebagai kebudayaan bangsa yang sudah berada pada posisi yang memiliki makna bagi seluruh bangsa Indonesia. Dalam kebudayaan nasional terdapat unsur pemersatu dari Banga Indonesia yang sudah sadar dan mengalami persebaran secara nasional. Di dalamnya terdapat unsur kebudayaan bangsa dan unsur kebudayaan asing, serta unsur kreasi baru atau hasil invensi nasional.[1]


2) Kebudayaan suku bangsa, terwujud pada kebudayaan suku bangsa dan menjadi unsur pendukung bagi  lestarinya  kebudayaan suku bangsa tersebut. Salah satu contohnya:

Sisingaan (Kesenian Tradisional Masyarakat Sunda)

Asal Usul
Sisingaan adalah suatu kesenian khas masyarakat Sunda (Jawa Barat) yang menampilkan 2-4 boneka singa yang diusung oleh para pemainnya sambil menari. Di atas boneka singa yang diusung itu biasanya duduk seorang anak yang akan dikhitan atau seorang tokoh masyarakat. Ada beberapa versi tentang asal-usul kesenian yang tumbuh dan berkembang di kalangan masyarakat Jawa Barat ini. Versi pertama mengatakan bahwa sisingaan muncul sekitar tahun 70-an. Waktu itu di anjungan Jawa Barat di TMII ditampilkan kesenian gotong singa atau sisingaan yang bentuknya masih sederhana. Dan, dari penampilan di anjungan Jawa Barat itulah kemudian kesenian sisingaan menjadi dikenal oleh masyarakat hingga saat ini.

Versi kedua mengatakan bahwa kesenian sisingaan diciptakan sekitar tahun 1840 oleh para seniman yang berasal dari daerah Ciherang, sekitar 5 km dari Kota Subang. Waktu itu, Kabupaten Subang pernah menjadi “milik” orang Belanda dan Inggris dengan mendirikan P & T Lands. Hal ini menyebabkan seolah-olah Subang menjadi daerah pemerintahan ganda, karena secara politis dikuasai oleh Belanda, tetapi secara ekonomi berada di bawah pengaruh para pengusaha P & T Lands. Akibatnya, rakyat Subang menjadi sangat menderita. Dalam kondisi semacam ini, kesenian sisingaan lahir sebagai suatu bentuk perlawanan rakyat terhadap kedua bangsa penjajah tersebut. Dan, untuk menegaskan bahwa kesenian sisingaan adalah suatu bentuk perlawanan, maka digunakan dua buah boneka singa yang merupakan lambang dari negara Belanda dan Inggris. Oleh sebab itu, sampai hari ini dalam setiap permainan sisingaan selalu ditampilkan minimal dua buah boneka singa.

Dalam perkembangan selanjutnya, kesenian sisingaan bukan hanya menyebar ke daerah-daerah lain di Kabupaten Subang, melainkan juga ke kabupaten-kabupaten lain di Jawa Barat, seperti Kabupaten Bandung, Purwakarta dan Sumedang. Selain menyebar ke beberapa daerah, kesenian ini juga mengalami perkembangan, baik dalam bentuk penyempurnaan boneka singa, penataan tari, kostum pemain, maupun waditra dan lagu-lagu yang dimainkan.

Pemain
Para pemain sisingaan umumnya adalah laki-laki dewasa yang tergabung dalam sebuah kelompok yang terdiri atas: 8 orang penggotong boneka singa (1 boneka digotong oleh 4 orang), seorang pemimpin kelompok, beberapa orang pemain waditra, dan satu atau dua orang jajangkungan (pemain yang menggunakan kayu sepanjang 3-4 meter untuk berjalan). Para pemain ini adalah orang-orang yang mempunyai keterampilan khusus, baik dalam menari maupun memainkan waditra. Keterampilan khusus itu perlu dimiliki oleh setiap pemain karena dalam sebuah pertunjukan sisingaan yang bersifat kolektif diperlukan suatu tim yang solid agar semua gerak tari yang dimainkan sambil menggotong boneka singa dapat selaras dengan musik yang dimainkan oleh para nayaga.

Tempat dan Peralatan Permainan
Kesenian sisingaan ini umumnya ditampilkan pada siang hari dengan berkeliling kampung pada saat ada acara khitanan, menyambut tamu agung, pelantikan kepala desa, perayaan hari kemerdekaan dan lain sebagainya. Durasi sebuah pementasan sisingaan biasanya memakan waktu cukup lama, bergantung dari luas atau tidaknya kampung yang akan dikelilingi.

Peralatan yang digunakan dalam permainan sisingaan adalah: (1) dua atau empat buah usungan boneka singa. Rangka dan kepala usungan boneka-boneka singa tersebut terbuat dari kayu dan bambu yang dibungkus dengan kain serta diberi tempat duduk di atas punggungnya. Sedangkan, untuk bulu-bulu yang ada di kepala maupun ekor dibuat dari benang rafia. Sebagai catatan, dahulu usungan yang berbentuk singa ini terbuat dari kayu dengan bulu dari kembang kaso dan biasanya dibuat secara dadakan pada waktu akan mengadakan pertunjukan. Jadi, dahulu sisingaan tidak bersifat permanen, tetapi hanya sekali digunakan kemudian dibuang; (2) seperangkat waditra yang terdiri dari: dua buah kendang besar (kendang indung dan kendang anak), sebuah terompet, tiga buah ketuk (bonang), sebuah kentrung (kulanter), sebuah gong kecil, dan sebuah kecrek.; dan (3) busana pemain yang terdiri dari: celana kampret/pangsi, iket barangbang semplak, baju taqwa dan alas kaki tarumpah atau salompak.

Pertunjukan Sisingaan
Pertunjukan sisingaan diawali dengan kata-kata sambutan yang dilakukan oleh pemimpin kelompok. Setelah pemimpin kelompok memberikan kata sambutan, barulah anak yang akan dikhitan atau tokoh masyarakat yang akan diarak dipersilahkan untuk menaiki boneka singa. Selanjutnya, alat pengiring ditabuh dengan membawakan lagu-lagu yang berirama dinamis sebagai tanda dimulainya pertunjukan. Kemudian, sejumlah 8 orang pemain akan mulai menggotong dua buah boneka singa (satu boneka digotong oleh 4 orang).

Setelah para penggotong boneka singa siap, maka sang pemimpin akan mulai memberikan aba-aba agar mereka mulai melakukan gerakan-gerakan tarian secara serempak dan bersamaan. Para penggotong boneka itu segera melakukan gerakan-gerakan akrobatis yang cukup mendebarkan. Gerakan-gerakan tarian yang biasa dimainkan oleh para penggotong boneka singa tersebut adalah: igeul ngayun glempang, pasang/kuda-kuda, mincid, padungdung, gugulingan, bangkaret, masang, sepakan dua, langkah mundur, kael, ewag, jeblang, depok, solor, sesenggehan, genying, putar taktak, nanggeuy singa, angkat jungjung, ngolecer, lambang, pasagi tilu, melek cau, nincak rancatan, dan kakapalan.

Sedangkan, lagu-lagu yang dimainkan oleh juru kawih untuk mengiringi tarian biasanya diambil dari kesenian Ketuk Tilu, Doger, dan Kliningan, seperti: Keringan, Kidung, Titipatipa, Gondang, Kasreng, Gurudugan, Mapay Roko, Kembang gadung, Kangsring, Kembang Beureum, Buah Kawung, Gondang, Tenggong Petit, Sesenggehan, Badudud, Tunggul Kawing, Samping Butut, Sireum Beureum, dan lagu Selingan (Siyur, Tepang Sono, Awet Rajet, Serat Salira, Madu dan Racun, Pria Idaman, Goyang Dombret, Warudoyong dan lain sebagainya).

Pertunjukan sisingaan ini dilakukan sambil mengelilingi kampung atau desa, hingga akhirnya kembali lagi ke tempat semula. Dan, dengan sampainya para penari di tempat semula, maka pertunjukan pun berakhir.

Nilai Budaya
Seni sebagai ekspresi jiwa manusia sudah barang tentu mengandung nilai estetika, termasuk kesenian tradisional sisingaan yang ditumbuh-kembangkan oleh masyarakat Ciherang, Kabupaten Subang. Namun demikian, jika dicermati secara mendalam sisingaan tidak hanya mengandung nilai estetika semata, tetapi ada nilai-nilai lain yang pada gilirannya dapat dijadikan sebagai acuan dalam kehidupan sehari-hari bagi masyarakat pendukungnya. Nilai-nilai itu antara lain adalah kerja sama, kekompakan, ketertiban, dam ketekunan. Nilai kerja sama terlihat dari adanya kebersamaan dalam melestarikan warisan budaya para pendahulunya. Nilai kekompakan dan ketertiban tercermin dalam suatu pementasan yang dapat berjalan secara lancar. Nilai kerja keras dan ketekunan tercermin dari penguasaan gerakan-gerakan tarian. (ali gufron)


3) Kebudayaan umum likal yang berfungsi dalam pergaulan umum (ekonomi, politik, social, dan emosional) yang berlaku dalam local-local di daerah. 

Hubungan manusia dengan kebudayaan salah satunya, kenakalan remaja.
Penyimpangan perilaku yang dilakukan generasi muda (sekelompok remaja). Misalnya tawuran, perusakan barang milik masyarakat, penyimpangan seksual, dan penyalahgunaan narkotika serta obat-obatan terlarang. Kenakalan remaja dapat disebabkan  oleh beberapa faktor, yaitu faktor eksternal dan internal.


a.    Faktor eksternal yaitu faktor yang berasal dari remaja atau keadaan pribadi remaja itu sendiri. Misalnya, pembawaan sikap negatif dan suka dikendalikan yang juga mengarah pada perbuatan nakal. Selain itu,  kenakalan remaja dapat disebabkan karena adanya pemenuhan kebutuhan pokok yang tidak seimbang dengan keinginan remaja sehingga menimbulkan konflik pada dirinya dan kurang mampunya si remaja itu menyesuaikan diri dengan lingkungan.

b.    Faktor internal, yaitu faktor yang berasal dari luar diri remaja itu artinya, berasal dari lingkungan hidup remaja tersebut. Misalnya kehidupan keluarga, pendidikan di sekolah, pergaulan, dan media massa. Seseorang yang hidup dalam keluarga yang tidak harmonis cenderung akan memepunyai perilaku yang kurang baik dan menyimpang dari norma dan nilai yang berada pada masyarakat. Misalnya seorang anak yang sering melihat orang tuanya bertengkar dapat melarikan diri pada obat-obatan karena ia tidak tahan melihat pertengkaran orang tuanya.



Apa hubungannya antara manusia dengan kebudayaan tersebut?
Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan. Contoh sederhana yang dapat kita lihat hubungan manusia dengan peraturan-peraturan kemasyarakatan. Pada saat awalnya peraturan itu dibuat oleh manusia, setelah peraturan itu maka manusia yang membuatnya harus patuh pada aturan yang dibuatnya sendiri. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa manusia tidak dapat dilepaskan dari kebudayaan karena kebudayaan itu perwujudan dari manusia itu sendiri. Apa yang tercakup dalam satu kebudayaan tidak akan jauh menyimpang dari kemauan manusia yang membuatnya.


 Dari sisi lain hubungan antara manusia dengan kebudayaan ini dapat dipandang setara dengan hubungan antara hubungan manusia dengan masyarakat dinyatakan sebagai dialekis, maksudnya saling terkait satu sama lain. Proses dialektis ini tercipta melalui tiga tahap yaitu :
1. Eksternalisasi, proses dimana manusia mengekspresikan dirinya dengan membangun dunianya . melalui eksternalisasi ini masyarakat menjadi kenyataan buatan manusia
2. Obyektivasi, proses dimana masyarakat menjadi realitas obyektif, yaitu suatu kenyataan yang terpisah dari manusia dan berhadapan dengan manusia. Dengan demikian masyarakat dengan segala pranata sosialnya akan mempengaruhi bahkan membentuk prilaku manusia
3. Internalisasi, yaitu proses dimana masyarakat disergap kembali oleh manusia  maksudnya bahwa manusia memperlajari kembali masyarakatnya sendiri agar dia dapat hidup dengan baik, sehingga manusia menjadi kenyataan yang dibentuk oleh masyarakat.

Manusia dan kebudayaam atau manusia dan masyarakat . Oleh karena itu mempunyai hubungan keterkaitan yang erat satu sama lain. Pada kondisi ini kita tidak dapat lagi membedakan mana yang lebih awal muncul manusia atau kebudayaan. Analisa terhadap keberadaan keduanya harus menyeretakan pembatasan masalah dan waktu agar penganalisaan dapat dilakukan dengan cermat.

Sumber :

Sariyun, Yugo, dkk,. 1992. Nilai Budaya Dalam Permainan Rakyat Jawa Barat. Bandung: Depdikbud.

Ganjar Kurnia. 2003. Deskripsi Kesenian Jawa Barat. Bandung: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Barat.

Senin, 21 Juli 2014

WISUDA ANGKATAN KE-39 SMK NEGERI 26 PEMBANGUNAN JAKARTA TEKNIK KENDARAAN RINGAN 1

Cerita singkat ini ditulis oleh sahabat yang paling cantik dan paling dijaga karena doi adalah satu-satunya perempuan dikelas sebut saja namanya Galuh Dalistyaningrum :)

Ntah kenapa akhir akhir ini hati gelisah, udah lama ga nulis di dinding ini rasanya aneh sekarang memulai tulisan ini aku bingung mau menulis dari mana, aku merasa sangat sepi belakangan, hati bimbang ga karuan tapi ga tau juga sebabnya karena apa mungkin karna pikiranku bercabang.. harus memikirkan tentang persoalan kuliah, pekerjaan, dan juga tambahan les les yang ada..

Ntah lah bahasa ku kurasa sekarang kacau, tanda baca yang salah kata kata yang ga nyambung tapi ntah lah aku sadar akan anehnya tulisan ini aku menulis dengan spontan dan menulis apa saja yang ada dipikiranku sekarang tanpa berpikir panjang dan anehnya aku terus menggerakan jari jemariku untuk mengetik ini, mungkin ini hanya keinginan hati yg paling terdalam untuk mengungkapkan perasaan ku sekarang dan meluapkan perasaanku yg ku miliki yg ga bisa ku ungkap kan lewat kata-kata selama beberapa tahun ini.

Kenyataannya aku ini mulai merasakan tekanan belakangan ini dari ujian dikampus, ujian di les dan tambahan dikerjaan. Iya memang kelihatannya lebay tapi ini adanya, bermulai dari awal aku masuk universitas ntah lah aku hanya kaget atau perasaan ku saja karena begitu banyak perempuan disana bahkan lebih banyak mereka ketimbang laki-laki haha memang aneh rasanya tapi ini yg ku rasa haha dan begitu pun di tempat les dan lebih parahnya! Aku masuk ketempat yang dimana hanya ada perempuan, yang boleh masuk disana! Keadaan ini jauuuhh berbeda ketimbang jaman stm dulu haha ntah lah, tapi aku memulainya dengan kaku aku sempat ga percaya kalo sekarang temanku sudah mulai bertambah dan berbeda tapi aku mulai berfikir bahwa keadaan ini sekilas sama dengan awal aku masuk stm karna disana hanya ada laki-laki dan waktu itu sedikit kaget juga karena hanya ada aku saja perempuan dikelas! walau teman ku bertambah tapi terkadang terbesit dipikiranku wajah-wajah teman ku yg terdahulu dan merasakan rindu yang mendalam.

Pada awalnya masuk sekolah dulu aku sempat kurang nyaman dengan perilaku teman sekelasku, yang menurutku kurang sopan dan perilakunya kasar berbulan-bulan ku biarkan mereka melakukan hal itu padaku sampai satu tahun berjalan perilaku mereka semakin bertambah parah dan aku mulai merasakan sakit hati yang amat sangat sampai aku melapor ke orangtuaku dan juga guru.
Ya kalian tau lah persoalan apa yang ku maksud, tapi semakin ku lapor semakin mereka kesal sampai aku bingung harus melakukan apa sampai terbesit dipikiran dan akhirnya terlontar dari mulutku bahwa aku ingin keluar dari sekolah itu dan ingin pindah dari situ tapiiii pak Kajur menasehati ku dan menindak lanjuti kasus yg ku alami sampai akhirnya orang-orang yang terlibat di masalah ini di bawa ke “MEJA COKLAT” pak Kajur yang menjabat pada saat itu hingga muncul lah perjanjian “Hitam di atas putih”.

Singkat cerita permasalahan ini pun mulai selesai dan hubungan ku dengan teman sekelas berangsur-angsur membaik, berbulan-bulan aku pun mulai berfikir dan mulai berkaca diri kenapa bisa aku seperti kemarin dan aku sadar bahwa bukan sepenuhnya salah mereka aku sadar seharusnya aku lah yang harusnya mengerti apa yang mereka mau dan mulai belajar kebiasaan laki-laki itu seperti apa.
Singkat cerita kami pun berteman baik, tapi anehnya aku terlibat “Permasalahan Hati” dengan seseorang yang dulu adalah salah satu musuh ku dikelas yaaa.. kalian tau lah tapi aku tak bisa menyebutkan namanya disini haha hubungan kami “Rumit” bisa dibilang begitu, tapii yaa sudah lah lupakan ini masa lalu… hahaha
Singkat cerita lagi niii tidak terasa sudah mendekati kelulusan dan awalnya aku senang sekali karena memang ini lah yang kami tunggu-tunggu selama 4 tahun bersekolah terutama yaa aku ini haha dan akhirnya hari wisuda kami pun datang dihari itu kulihat seluruh teman-teman ku yang ku kenal atau pun tidak wajahnya berseri bahagia, sekali lagi memang hari itu lah hari yang paling kami tunggu selama 4 tahun wajah mereka tampan dan cantik wajah mereka dan penampilannya jauuh sangat berbeda dengan awal mereka masuk sekolah dulu, aku pun tak luput dari kebahagian yang mereka rasakan aku merasakan hal yang sama senang, bahagia, terharu, dan sedih semua jadi satu alangkah indahnya pada hari itu..

Singkat cerita kami pun seluruhnya menjalankan lagi rutinitas yang baru yang kami punya, ada yang kerja, ada yang memulai kuliah, ada yang baru mencari kerja, ada yang mengikuti kursus-kursus, dan ada yang hanya dirumah saja.. dan sekarang ngga terasa hampir 1 tahun berlalu kita berpisah dan aku mulai merasakan getaran-getaran kerinduan pada teman sekelasku heheh lebay yah haha ya tapi memang ini yang kurasa.. sekarang kangen dimana waktu itu mau ngumpul ya tinggal ngumpul mau ngobrol ya tinggal samperin orangnya tapi kalo sekarang mau di ajak chat aja susah balesnya lama karena mereka sibuk mau ngumpul bareng harus ngchat di grup nah itu pun ga semua ngerespon karena sibuk masing-masing semakin lama janji-janji di grup malah semakin ga jadi haha begini lah adanya sekarang ya kalo begini udah ga bisa nyalahin siapa-siapa emang waktunya udah mulai berganti ..

Kenyataannya kehilangan sahabat yang udah kaya keluarga itu lebih sakit ketimabang kehilanganan pacar, dengan semua ini aku mulai belajar..
“So, enjoy every moment with all of your best friends, we never know the end of our togetherness, maybe it last”

Okeh sekian curhatannya hahaha ada salah salah kata maafin yaa, okeh yang terakhir itu copas hahaa dan semua ga tau si kalian ngerasa hal yang sama atau ngga tapi yaa memang ini yang kurasakan sekarang, makasih yaaa udah ngasih pelajaran hidup buat ku.. saya bangga punya kalian…
“I MISS YOU







Kamis, 17 Juli 2014

Buka Bersama SMPN 104 Jakarta Angkatan 2010




Jumat, 20 Juni 2014

TKR1 GOES TO TIDUNG ISLAND


Selasa, 17 Desember 2013

Copet!

Ada band DIVIDE dan GUGUN BLUES SHELTER tampil di Jakcloth.
sebenernya mau nonton sendiri, maklum jomblo kalau mau jalan atau apalah pasti sendiri mulu eh gaktaunya ada temen yang mau ngajakin ke jakcloth itupun temen gue cowok sama temennya, kita ketemuan di sana.
gue cari-cariin stage macbath sampai keliling dan kebetulan gue denger mcnya sebut-sebut nama DIVIDE dan ketemu juga, di tempat ini gue ketemu temen sebangku waktu kelas 8 SMP namanya Adit :D

Setelah itu nyanyi bareng moshing bareng dan gak taunya ada 2 orang yang mepetin gue, gue pikir mereka mau ngajakin berantem eh gue berontak aja terus langsung maju dikit, gue periksa kantong gue ternyata BB gue hilang dan ternyata lagi yang tadi itu copet, ngenes banget rasanya yang tadinya gue asik-asikan jadi males buat moshing atau nyanyipun gakmood. Ada 1 orang lagi yang hapenya hilang pasti copetnya itu itu juga, gue kenal baju copetnya yang satu lagi warna putih pengen gue hajar entar takut salah sasaran, temen gue juga kantongnya di rogo-rogo waktu lagi moshing dan dia ngliat orangnya, ada 3 orang.
Kita nunggu waktu yang pas buat gebukin mereka bertiga, posisi mereka bertiga lagi pada jongkok
pas kita nungguin mereka beraksi ternyata mereka gak beraksi, mereka langsung ngilang copet sialan.

Setelah divide selesai gue langsung nonton Gugun Blues Shelter di stage IM3 biar pikiran plong dan sekalian beli CD albumnya tapi tetep aja kepikiran sampai sekarang.
Kepikirannya sih nyesel kenapa gak gue pegangin itu copet terus langsung gue gebukin.


Selasa, 14 Mei 2013

Menunggu PSG/PKL Untuk Kelas 4

Menunggu memang sangat membosankan tapi yang ini menunggu PSG sampai bulan Agustus (kata guru)
jurusan lain sudah PSG bahkan ada yang di kalimantan, riau, tanggerang, dan lain-lain di luar jakarta, kalo saya di tanya sama teman "lo psg dimana?" jawabannya "belom tau" kalo temen bilang dia PSG di luar jakarta saya cuma bisa diam dan mengucapkan alhamdulillah untuk dia.

dan banyak orang yang nanya ke saya "kelas berapa?" dan saya jawab "kelas 12" dia bales "ciee yang bentar lagi lulus" terus saya bales "belom lulus, sekolah gue pengumuman kelulusannya entar pas kelas 13" temen gue bingung dan gue jelasin sampai bete, mungkin pada heran sama sekolah saya yang programnya 4 tahun

kalo mengingat kejadian waktu test seleksi PT INDOTRUCK UTAMA untuk PSG otomotif yang ditempatkan di luar pulau itu menyedihkan, di seleksi pertama yaitu test tinggi badan saya lolos, di seleksi kedua di pilih siapa yang pantas untuk masuk ke test selanjutnya dengan cara memegang jadi kalo di pegang gak lolos dan saya di pegang, gak tau kesalahan saya apa, di situ yang jadi tanda tanya sampai sekarang sebenarnya kesalahan saya apa??

Selama menunggu saya kerja part time itu juga kadang-kadang, 
di rumah saja itu juga sangat membosankan
dan semoga saya menunggu tidak sia-sia.

Sabtu, 13 April 2013

Penipuan Lowongan Kerja PT Freeport Indonesia Melalui SMS

Saya sedang sebal dengan datangnya SMS di telepon genggam ibu saya, isinya tentang pengumuman lowongan kerja yang mengatas-namakan PT Freeport Indonesia. Dari format, nomor telepon, dan caranya, ibu saya tidak tau kalau itu SMS Lowongan Kerja Penipuan!
SMSnya sangat menarik karena yang dibidik pengirim SMS adalah orang-orang yang sedang butuh pekerjaan seperti ibu saya yang sedang ingin pindah kerja.
Saya langsung menyebar-luaskan pengalaman ini kepada para handai taulan dan kenalan saya, lengkap dengan salin-rekat isi Email-nya agar tidak ada lagi korban yang tertipu. Kalau terbaca ada yang salah eja, ya memang begitulah aslinya.
Tetapi bukti SMS tersebut sudah di hapus oleh ibu saya jadi sayapun kurang tau isi pesan lowongan kerja tersebut

Ibu saya dapat Surat Panggilan Test yang di kirim melalui email dan surat tersebut di suruh print dan di suruh datang sehari sebelum pelaksanaaan seleksi, ibu saya datang hari minggu jam 13.30 WIB - 14.15 WIB.
Sesudah sampai di gedung PT Preeport Indonesia yang bertempat di Jalan Rasuna Said di tanya oleh satpam yang bekerja disana lalu katanya lowongan kerja tersebut 100% penipuan, kasihan orang orang yang dari luar daerah atau luar kota dengan ketentuan biaya pembelian tiket pesawat kedatangan akan di ganti oleh perusahaan setelah tahapan seleksi selesai (itu bohong)

Langsung saja saya perlihatkan buktinya yang di kirim melalui email:







Semua yang ada di atas persis seperti aslinya.



Jumat, 29 Maret 2013

Penelusuran Google

Awalnya iseng-iseng mencari nama Ajeng Nur Aryani di Google tiba-tiba yang keluar bloggernya dia, langsung gue buka, gue liat dan isi blog itu ada gue. Dia tulis 3 tahun yang lalu tapi gue baru taunya sekarang, jadi inget dia dulu alay banget hahaha itu dulu.. {}



Jumat, 22 Maret 2013

Puncak Yang Buruk

Dapet kabar kalo iki nebeng ke gue *yahhhhhhhhhh :(
udah tau iki orangnya kurang asik, pendiem, susah di ajak ngomong, kalo mau gantian nyetir gimana? dia gak bisa naik motor, bensin gue semua yang bayarin...

Ada razia polisi sebelum puncak, yang kena cuma jarwo goncengan sama keling, patoy sama purbo mah slow dia punya surat surat lengkap nah kalo yang lainya gimana? gue muter balik di satu jalur sampe sampe mau ketabrak motor yang dibelakang gue dia ngomel ngomel gak jelas tapi dia gak tau kalo didepan ada razia haha mampus..
yang lainya pada muter balik juga dan pada lolos
nanya jalan ke penduduk deket situ dan katanya ada razia lagi didepan
dan bener pas nyampe jalanan puncak ada razia , udah nyampe depan cipuy sama ambon dan patoy sama purbo tetep nggas, keling malah muter balik di satu jalur otomatis gue dan yang lainnya muter balik juga eh di belakang ada polisi lagi pengen digetok pake HT, si umam udah nggas didepan malah muter balik lewat bawah mau nyamperin kita tapi dia balik lagi, keling di keplak mulu sama polisi yang gendut dan kunci kunci motornya pada di ambil
spik spiknya kita udah kena di razia pertama dan ngasih duit ke polisinya
kita segerombolan kena, ada orang lain yang gabung di gerombolan kita tapi kata keling bukan,
karena kita gerombolan jadi kata pak polisinya "yang ini ngasih 20 rb yang itu ngasih 15 rb" tapi anak anak bilang "duit saya udah mau abis pak" pak polisi "ehh saya belom selesai ngomong, yaudah berapa aja 2rb atau 10rb atau 15rb" intinya sih dia ngomog gitu
iki malah ikut-ikutan bayar 10 rb, udah tau biar gue aja yang bayar, tindakan dia sebenernya salah, kan lumayan itu duit buat beli bensin motor gue..
yang tadi salah masuk gerombolan kita dia kena 50rb, kata keling bukannya gabung aja ke gerombolan kita, keling yang ngusir keling juga yag ngajak, ngeselin banget sih..
cipuy sama ambon kena 50rb karena dia kepisah sama gerombolan, patoy sama purbo lolos lagi.

 Udah nyampe pucak ceweknya cakep cakep dan gelis, otomatis sebagai lelaki yang normal di setiap jalan gue sama keling godain cewek..
sampe sampe gue sama keling dikatain monyet sama sopir angkot dan nyaris ribut..
dan belom sampe beberapa jam udah ada sopir angkot lagi yang ngatain "gaya gayaan sia anjing"
busettdeh ini orang sok banget, kalo bukan kampungannya dia udah gue ajak ribut tuh, kelingnya juga yang nyetir motor ugal-ugalan!

Pulang dari puncak badan kaki tangan leher pegel pegel, mata udah merah, gak ada orang yang bisa gantiin gue nyetir, sedikit gondok sama iki, dia duduk manis aja diem kaya orang nahan berak! gaktau gue udah gak kuat apa.. makanya belajar naik motor, ki.

 




Jumat, 08 Maret 2013

HARLEM SHAKE with TKR1

Harlem Shake SMK Negeri 26 Pembangunan Jakarta
Teknik Kendaraan Ringan 1 2010-2014

Harlem Shake SMKN 26 Pembangunan Jakarta (TKR1) part.1



Harlem Shake SMKN 26 Pembangunan Jakarta (TKR1) part.2



Sabtu, 16 Februari 2013

Party DIVIDE 3rd Anniversary

Langsung hari H nya berangkat ketemuan sama keling dan ranto di Bidakara, gue nungguin mereka hampir sejam, nungguin sampe bete!
Gue sebenernya belom pernah ke Rossi Fatmawati tapi jalanannya tau, dijalan tanya tanya aja orang, sampe tukang kenek bis gue tanya tanyain rossi fatmawati dimana.
Katanya yang nyampe rossi jam 3 bisa foto foto sama DIVIDE tapi apa?? gak ada foto foto tuh, yang ada jam 3 acaranya belom mulai, terus ngapain juga gue dateng cepet?? dan ngenesnya gak ada foto foto sama DIVIDE (buktinya gue engga)

yang kata mcnya bilang " siapa yang ulang tahunnya bulan februari. siapa aja ibu lo saudara lo maupun dll " intinya gitu, gue tunjuk tangan kebetulan ulang tahun gue 12 februari, yang maju dua orang dan diwawancarain + direkam di vidio

Beberapa band udah tampil kedepan tapi pas BILLFOLD naik panggung tiba tiba ranto ngajak balik dengan alasan adik ceweknya dirumah sendirian, keling ngoceh ngoceh sendiri dan dia ngomong ke ranto "kalo lo mau pulang ya pulang sana tapi kalo lomau bareng lo tunggu" intinya sih gitu..
yang ngajak nonton acaranya divide kan dia tapi dia juga yang ngajak balik, ngeselin jadi orang.
tadinya seneng seneng moshing dan headbang sampe mandi keringet ehh jadi gak mood
Istirahat sebentar, langsung masuk sambil nunggu divide naik panggung,

Waktu divide bawain lagu yang terakhir "Titik Dalam Koma" tiba tiba ada yang naek dan lompat jadi kaya ombak kakinya kena muka gue, gue tonjok tuh badan dia 2 kali, dia gaktau kalo yang nonjok itu gue, muka udah beler ngantuk mata merah pusing ditambah tendangan kaki dari orang.
Sehabis muka kena tendang gue langsung ngajak keling balik, dan ternyata ranto belom balik, dia nonton divide sampe abis, 
makan makan ditempat nasi goreng gue yang bayarin, kasian juga sihh dan keling jemput ranto... 
Pertama, sehabis jemput ranto kunci motornya keling ilang dan ketemu
Kedua, sehabis makan nasi goreng kuci motornya keling ilang lagi, cari kesana kesini gak ketemu dan ilang permanen
motornya dibongkar paksa udah kaya maling cuman kalo maling cepet bisa 5 menit tapi kalo ini lama bisa setengah jam
motornya keling udah bisa ehh giliran kunci motor gue bengkok, 
Apes apes apes, dan.....
PULANGNYA NYASAR
maklum udah malem gelap jadi jalannya suka gak keliatan


 

(c)2009 ....... Based in Wordpress by wpthemesfree Created by Templates for Blogger